Refleksi Hari Pramuka, Irjen Pol Susilo Ingatkan Pentingnya Menjaga Jiwa Kepramukaan Untuk Energi Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Peringatan Hari Pramuka setiap tanggal 14 Agustus harus menjadi momen refleksi untuk memastikan nilai-nilai karakter seperti kemandirian dan gotong royong tetap tertanam di tengah generasi digital, bukan sekadar seremonial.

Di era modern, Pramuka dituntut bertransformasi dari sekadar scout in the forest menjadi scout in the digital society sebagai energi masa depan bangsa.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Irjen Pol.(Purn) Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si yang juga sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pusat Studi Kepolisian dan Dosen Kepolisian Utama di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, dalam refleksi menyambut Hari Pramuka, Kamis, (13/8/2026).

Susilo Teguh Raharjo menekankan, peringatan hari lahir Pramuka dinilai tidak cukup hanya diisi upacara, seragam, baris-berbaris atau perkemahan.

Menurutnya, ada hal yang lebih penting dari peringatan Hari Pramuka adalah memastikan nilai kepramukaan benar-benar hidup dalam karakter generasi muda.

“Hari Pramuka tidak boleh sekadar menjadi seremonial belaka. melainkan harus bertransformasi dari scout in the forest menjadi scout in the digital society guna mencetak pemimpin masa depan menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Susilo Teguh Raharjo.

Kasatgas Pusat Studi Kepolisian dan Dosen Kepolisian Utama di STIK-PTIK Lemdiklat Polri tersebut menegaskan, lebih dari sekadar mengenakan seragam, esensi kepramukaan terletak pada pembentukan manusia berkarakter yang tangguh, jujur, dan peduli.

Susilo mengatakan, secara kelembagaan, Pramuka jelas masih ada dan memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, memberikan arah yang sangat jelas.

Gerakan Pramuka bertujuan membentuk manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung nilai luhur bangsa, memiliki kecakapan hidup, serta mampu menjadi kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pramuka bukan tentang seragam,bukan tentang tepuk pramuka dan tepuk tangan,bukan tentang baris-berbaris, tentang tali temali, bukan pula sekadar tentang berkemah, namun Pramuka adalah bagian dari proses membentuk manusia yang berkarakter bagi Bangsa Indonesia,” tutur Susilo.

Ia kembali mengingatkan agar semangat menjaga tradisi memperingati Hari Pramuka tidak justru membuat nilai pendidikan kepramukaan kehilangan relevansi.

“Jangan sampai kita sibuk menjaga seragam dan seremoninya, tetapi kehilangan jiwanya. Jangan sampai kita mempertahankan ritualnya, tetapi melupakan nilai pendidikannya. Jangan sampai kita setiap tahun merayakan Hari Pramuka, tetapi lupa menanyakan apakah semangat kepramukaan masih hidup dalam kehidupan dan keseharian kita,” ungkapnya.

Secara historis, 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka karena pada tanggal tersebut pada 1961 Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat dan Panji Gerakan Pramuka dianugerahkan.

“Jika api itu masih ada, mari kita besarkan. Jika mulai redup, mari kita terangkan. Dan jika hampir padam, mari kita gelorakan,” pungkas Susilo. (*)

  • Related Posts

    Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau

    PASURUAN — Polres Pasuruan Polda Jatim menunjukkan komitmen nyata dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat terhadap akses air bersih. Wujud kepedulian ini direalisasikan melalui pembangunan fasilitas sumur bor di halaman Masjid…

    Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

    CIKEAS, BOGOR — Indonesia sukses menjadi tuan rumah dua kejuaraan indoor skydiving tingkat internasional yang digelar di Gedung Soemardhi Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, yakni International…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Pilihan

    Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau

    • By Redaksi
    • September 21, 2026
    • 1 views

    Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

    • By Redaksi
    • September 21, 2026
    • 1 views

    Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud

    • By Redaksi
    • September 21, 2026
    • 3 views

    Parade 450 Polwan dari 43 Negara Meriahkan IAWP 2026 di Bali

    • By Redaksi
    • September 21, 2026
    • 3 views

    450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026

    • By Redaksi
    • September 21, 2026
    • 2 views

    Polsek Tambak Gerak Cepat, WNA Asal Swiss yang Sempat Dilaporkan Hilang di Danau Kastoba Berhasil Ditemukan Selamat

    • By Redaksi
    • September 21, 2026
    • 4 views
    Polsek Tambak Gerak Cepat, WNA Asal Swiss yang Sempat Dilaporkan Hilang di Danau Kastoba Berhasil Ditemukan Selamat