Kapolres Gresik Bersama Formagam Perkuat Sinergi Jaga Toleransi dan Kamtibmas

​GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memperkuat sinergi bersama Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Formagam) dalam menjaga toleransi, kerukunan, dan keamanan wilayah. Komitmen itu ditegaskan saat audiensi dan silaturahmi yang digelar di Ruang Kerja Kapolres Gresik, Senin (25/5/2026), bersama tokoh lintas agama dan elemen masyarakat Kabupaten Gresik.

​Selain Kapolres, jajaran pejabat utama Polres Gresik turut hadir mendampingi, sementara itu, delegasi Formagam dipimpin langsung oleh sang ketua, Djoko Pratomo, bersama 12 perwakilan tokoh lintas elemen dan agama, seperti Eko Putranto, Ustadz Maftuh, Made Sri Wedari, hingga Tjien.

​Pertemuan ini diinisiasi sebagai ajang perkenalan resmi sekaligus memperkuat jembatan komunikasi antara kepolisian dengan para tokoh perawat toleransi di Gresik. Kehadiran Formagam menjadi simbol corak masyarakat Gresik yang heterogen namun tetap satu frekuensi dalam menjaga kedamaian.

​Ketua Formagam Gresik, Djoko Pratomo, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal yang krusial untuk menyamakan persepsi dalam menjaga kondusivitas daerah.

​”Agenda kami ke sini adalah silaturahmi, pengenalan, dan membangun komunikasi. Kami berharap sinergi ini terus terjalin dengan baik demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di Kabupaten Gresik,” ujar Djoko di sela-sela pertemuan.

​Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyambut baik dan mengapresiasi komitmen Formagam. Menurutnya, Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tanpa dukungan dari komunitas yang fokus pada isu-isu keberagaman.

​Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian siap membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya demi menyelesaikan berbagai potensi riak sosial melalui jalan musyawarah.

​”Polri akan terus menjalin kolaborasi dengan Formagam Kabupaten Gresik dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat toleransi, mendukung penyelesaian berbagai persoalan sosial secara dialogis, serta menjaga Kabupaten Gresik tetap aman, rukun, dan harmonis,” tegas AKBP Ramadhan.

​Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam setiap kegiatan sosial keagamaan di Kota Pudak.

  • Related Posts

    Polres Magetan Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla di Panekan Lereng Gunung Lawu

    MAGETAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan lereng Gunung Lawu, tepatnya di hutan Perhutani RPH Bedagung Petak 50 sisi utara, Dusun Gondang, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan…

    Desk Ketenagakerjaan Polri Bantu 4.236 Buruh Kembali Bekerja

    Sukabumi — Kapolri menegaskan kehadiran Desk Ketenagakerjaan Polri telah memberikan hasil nyata dalam membantu penyelesaian persoalan buruh. Sejak 2025 hingga Agustus 2026, sebanyak 4.236 pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Pilihan

    Polres Magetan Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla di Panekan Lereng Gunung Lawu

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 1 views

    Desk Ketenagakerjaan Polri Bantu 4.236 Buruh Kembali Bekerja

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 1 views

    Kapolri Dorong Pekerja Tingkatkan Kompetensi dan Penguasaan Teknologi

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 1 views

    Polsek Wringinanom Cek Tanaman Jagung di Desa Sumengko, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 3 views
    Polsek Wringinanom Cek Tanaman Jagung di Desa Sumengko, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Polres Lamongan Bangun Kesadaran Hukum Pelajar Se-Kabupaten

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 2 views

    Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 2 views